NU Care dan Wardah Santuni 100 Dhuafa Jelang Rakornas

Mengawali rangkaian Rapat Koordinasi Nasional NU Care-LAZISNU ketiga di Pesantren Walisongo, Sragen dilakukan santunan kepada 100 dhuafa, Senin (29/1). Semua penerima santunan berasal dari setiap MWCNU di Sragen.
“Kami meminta setiap MWC NU Se Kabupaten Sragen untuk mengirim lima dhuafa,” kata KH Ma’ruf Islahuddin, Ketua PCNU Sragen.
Pengasuh Pesantren Walisongo Sragen ini menjelaskan bantuan dalam santunan datang dari Pimpinan Pusat LAZISNU di Jakarta.
“Nanti kalau ditanya orang, ini santunan dari LAZISNU Pusat, bukan dari saya,” ujar Kiai Ma’ruf kepada penerima santunan.
Selain itu, Kiai Ma’ruf berpesan kepada semua penerima santunan agar jangan melihat nominal bantuan. Tetapi agar dilihat sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Para pengurus NU Care-LAZISNU, kata Kiai Ma’ruf, tidak mangharapkan apa-apa.
“Mereka hanya ingin didoakan supaya diberi kekuatan untuk menjalankan amanah sebagai pengelola zakat, infak dan sedakah,” jelasnya.
Sekertaris NU Care-LAZISNU, Ahyad Alfidai mengatakan santuan tersebut sebagai cara bersilaturrahmi dengan warga di Sragan.
“Dengan menyalurkan zakat, infak dan sedekah kami bisa silaturahmi kepada para warga Sragen,” tandasnya.
Staf NU Care-LAZISNU, Anik Rifkoh menjelaskan santunan tersebut bekerjasama dengan Wardah Cosmetic.
“Ini bukti kepedulian NU Care dan Wardah, bahwa kami ingin berbagi dan membantu seluas mungkin kepada masyarakat,” kata Ninok, sapaan akrabnya.
Pantauan NU Online, masyarakat penerima santunan tampak bergembira dengan adanya kegiatan tersebut. (Rof Maulana/Kendi Setiawan)