Semangat Santri Walisongo Layani Peserta Rakornas

Hujan deras mengguyur area Pondok Pesantren Walisongo, Sragen, Jawa Tengah, Senin (29/1). Para peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) NU Care-LAZISNU berdatangan. Pembukaan Rakornas tak mungkin ditunda sebab agenda Rakornas begitu padat.
Di bawah guyuran hujan, semua bergerak sigap. Para santri Pesantren Walisongo yang membantu panitia, menjemput peserta yang baru turun dari mobil. Berpayung, mereka mengantar perwakilan NU Care-LAZISNU dari seluruh Indonesia ke tempat registrasi dan penginapan.
Di komplek penginapan para santri lainnya terlihat telaten membersihkan lantai, kamar mandi, dan menata sandal peserta sehingga memberikan kenyamanan.
Seperti pantauan NU Online di  ruang penginapan di SMP Walisongo Karangmalang, santri laki-laki tampak giat membersihkan kamar mandi dan mengepel lantai selepas subuh. Sebagian mereka ada yang merapikan kursi dan karpet tempat acara di halaman SMP. Sementara santri perempuan membantu melayani kebutuhan konsumsi peserta.
Koordinator santri, Aris Widodo mengatakan Pesantren Walisongo mengerahkan sekitar 200 santri untuk membantu kesuksesan Rakornas bertema Arus Baru Kemandirian Ekonomi NU Menyongsong 100 Tahun Nahdlatul Ulama. Mereka terbagi dalam beberapa bagian yakni perlengkapan, kebersihan dan konsumsi.
“Atas dawuh Abah Kiai Ma’ruf, kami harus melayani peserta supaya para tamu bisa nyaman. Selama belum selesai tidak akan berhenti,” ujarnya.
Prinsip para santri menjadi panitia, kata dia, selalu mengutamakan pelayanan dan keramahan.
“Sebaik mungkin kita ciptakan suasana penuh keramahan,” tandas angkatan Argani kelas 12. Argani adalah nama angkatan di Pesantren Walisongo. Setiap angkatan memiliki nama tersendiri sebagai kekhasan angkatan.
Aris mengaku senang Pesantren Walisongo menjadi tuan rumah event nasional  ini, karena para tamu dari seluruh Indonesia bisa mengenal pesantren yang terletak di Dukuh Sungkul, Desa Plumpungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen ini.
Pelayanan santri yang ramah dan maksimal itu ditanggapi seorang peserta Rakornas dari Kudus, Sugiono yang mengaku sangat menyenangkan.
“Mereka (santri) tawadhu dan ramah sekali terhadap tamu. Saya sangat terkesan pelayanan santri,”ujarnya.
Rakornas NU Care-LAZISNU ini berlangsung dari Senin-Rabu (29-31/1/2018) diikuti 300 peserta dari seluruh Indonesia. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diagendakan. Hingga berita ini diturunkan, beberapa sesi yang sudah dijalankan adalah pembukaan, testimoni Gerakan Koin NU Nusantara Sragen oleh Ketua PCNU Sragen, KH Ma’ruf Islamuddin.
Pada hari kedua, Selasa (30/1) agenda Rakornas adalah pengembangan BMT Dana Sakti oleh MWCNU Pasirsakti Lampung Timur, ZIS Trip, dan kunjungan ke lokasi rintisan rumah sakit NU di Kecamatan Sumberlawang, sekaligus menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit tersebut yang dilakukan Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin.
Di lokasi Rakornas, juga digelar pameran produk oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Sragen. (Qomarul Adib/Kendi Setiawan)