PWNU Jateng Tinjau Pendirian Masjid Anti Gempa di Lombok

Lombok, NU Care – Lazisnu

Pendirian Masjid anti gempa untuk masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang didirikan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama ( PWNU ) Jawa Tengah saat ini sudah mencapai 80 %.

Sebentar lagi, masyarakat terdampak gempa bumi di Lombok akan kembali memiliki masjid yang bisa digunakan untuk beribadah sekaligus sebagai sarana berkumpul masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH. Muzammil saat meninjau langsung ke lokasi pendirian masjid. Kepada Tuan Guru Sa’i, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqin, Pemenang, Lombok Utara, KH. Muzammil berharap, “Semoga masjid yang didirikan hasil iuran masyarakat Jawa Tengah ini dapat bermanfaat dan menjadi sarana untuk masyarakat berkegiatan,” tuturnya saat berbincang dengan Kiai Sa’i. Selasa (25/09/2018).

Saat meninjau lokasi pendirian masjid, KH. Muzammil didampingi oleh Sekretaris NU Care-Lazisnu Jawa Tengah, Zainuddin, serta Ketua LPBI NU Jawa Tengah, M. Wibowo.

Mendengar apa yang disampaikan KH. Muzammil, Tuan Guru Sa’i menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat yang menyalurkan donasinya kepada PWNU Jawa Tengah melalui NU Care-Lazisnu Jawa Tengah.

‌”Saya menyampaikan terimakasih atas bantuan masjid anti gempa ini, berkat PWNU Jawa Tengah, yang menggalang dana melalui Lazisnu, kami kembali memiliki masjid untuk beribadah,” jawab Tuan Guru Sa’i.

Sebagaimana yang dijelaskan Zainuddin, PWNU Jawa Tengah akan membangun masjid anti gempa di banyak titik di Lombok, terutama di titik-titik yang memang masjidnya rusak parah dan tidak bisa difungsikan kembali pasca gempa bumi.

“Dana untuk membangun masjid anti gempa ini dari masyarakat yang digalang oleh NU Care-Lazisnu se-Jawa Tengah, dan ini akan terus berlanjut,” jelas Zainuddin. (Maulana – SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *