Mesin Jahit Untuk Ibu Rofi’ah, Sang Pengganti Suami

Semarang – Peran seorang suami dalam sebuah keluarga sangatlah vital. Sebagai kepala keluarga, suami menjadi sandaran dalam ekonomi. Namun dalam kondisi tertentu, peran terkadang terbalik. Justru istri yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga. .
Hal itulah yang terjadi pada keluarga Siti Rofi’ah (34) warga Bamban Kerep, Ngaliyan, Semarang. Suami yang menjadi tumpuan ekonomi keluarganya jatuh sakit. Penyakit lambung akut yang diderita memaksa sang suami untuk beristirahat total. Tubuhnya pun habis digerogoti penyakit yang sudah sejak tiga tahun lalu itu bersarang di tubuhnya.

NU CARE-LAZISNU Jawa Tengah berinisiatif membantu perekonomian keluarga Siti Rofi’ah dengan memberikan satu buah mesin Jahit. Ia yang mempunyai bakat menjahit, namun masih terkendala peralatan, terus didorong agar mampu berpenghasilan secara mandiri lewat mesin jahit ini. .
Manager Program NU CARE-LAZISNU, Dewi Nafisa menjelaskan, program ekonomi mandiri memang selalu digalakkan lazisnu sebagai upaya mengentaskan kemiskinan umat, seperti bantuan mesin jahit ini. Sebagai informasi, zakat yang dikumpulkan dari umat, oleh lazisnu diusahakan selalu disalurkan untuk pemberdayaan ekonomi umat.

“Zakat yang disalurkan oleh lazisnu, sebanyak 60 persen diperuntukkan sebagai usaha produktif, sisanya sebagai bantuan konsumtif, seperti bantuan orang miskin dan ashnaf yang lain.” Jelas Dewi.

Siti Rofi’ah mengucapkan syukur terimakasih kepada lazisnu dan para Muzakki. Berkat bantuan ini, ia berharap ekonomi keluarganya mampu menjadi lebih baik.

Bantuan mesin jahit diberikan langsung di rumah sederhana Siti Rofi’ah di desa Bamban Kerep, Ngaliyan, siang ini (15/1).

adminlazisnu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *