Peduli Fikram, Dua Tahun Menahan Tumor Tanpa Sang Ayah

Fikram

Kondisi Muhammad Fikram saat Tim NU CARE LAZISNU berkunjung pada bulan Februari 2018

Sudah dua tahun ia menderita tumor tulang yang mengakibatkan tumbuhnya daging di wajahnya. Segala macam pengobatan sampai pada operasi pernah ia lalui. Tapi tumor itu tumbuh kembali.

W3.CSS

Rp. 16.671.035

terkumpul dari target 350.000.000
Terkumpul Sisa hari
Rp. 16.671.035 20

Nafasnya tersengal. Satu lubang hidungnya sudah tidak berbentuk karena desakan daging yang tumbuh dari dalam. Pernah suatu hari ia muntah darah akibat amandelnya terluka karena terlalu sering menggunakan mulut untuk bernafas.

Ialah Muhammad Fikram (10 th). Sudah dua tahun ia menderita tumor tulang yang mengakibatkan tumbuhnya daging di wajahnya. Segala macam pengobatan sampai pada operasi pernah ia lalui. Tapi tumor itu tumbuh kembali dan kembali. Bahkan ini adalah yang ke empat kali.

Dengan kondisi demikian, sudah dua tahun ini Ia terpaksa berhenti sekolah. Jika tidak sakit, saat ini ia duduk di kelas 4 SD.

Fikram

Ia tinggal bersama paman dan bibinya di Mojosongo, Boyolali. Ibunya berada di Jakarta bekerja mencarikan uang untuk pengobatannya. Sementara ayahnya pergi menelantarkan ia dan ibunya sejak masih bayi. Selama ini ia belum pernah melihat ayahnya sama sekali.

Di Boyolali, Sigit, pamannya, hanya seorang penjaga rental PS. Sementara Rita, bibinya, hanyalah ibu rumahtangga. Praktis biaya untuk mengobati Fikram dirasakan sangat kurang.

Tim NU CARE-LAZISNU Jawa Tengah sedang berusaha menggalangkan dana untuk membantu penanganan tumor Fikram.

Mari berbagi kasih dan bantu perjuangan Fikram untuk sembuh karena masa depannya masih sangat panjang.
CARA BERDONASI
1. Klik ‘DONASI SEKARANG’
2. Transfer via rek Mandiri/BCA/BTN Syariah/BNI Syariah/BRI/BRI Syariah
3. Dapatkan laporan via email

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Fikram dapat menghubungi
Call Center NU CARE-LAZISNU Jawa Tengah +62 822-2220-0256

Donatur


person 50.000
Anonim
28-02-2018

person 100.028
Jerry August
28-02-2018

person 250.000
Budi Anwar
28-02-2018

person 1.000.000
Anonim
28-02-2018

person 1.000.000
Widodo Dwi
28-02-2018

person 200.000
Adolf Gim
28-02-2018

person 100.000
Anonim
27-02-2018

person 100.000
Khoirudin
27-02-2018